KISAH HANTU PERI KUBURAN CINA

jasad-peri-yang-telah-mati-5Malam minggu bosan, borin karena dompet kosong pacar juga gak punya. malam itu saya pun keluar depan kos di mana saat itu saya juga kelaparan akibat dari banyak mikir yang gak-gak yang seharusnya gak perlu dipikirkan alias gak penting. di depan kosan terdapat sebuah warung heck/yang disebut tempat angkringan. kebetula di situ ada bapak-bapak yang bisa di ajak ngobrol.

karena kebanyakan ngobro, gak tau tiba-tiba sampailah pada topik obrolan yang serem-serem tentang hantu peri di daerah ngoresan kuburan cina.

gak tau juga kisah ini serem atah membahagiakan kalian semua, kenapa? mari kita lanjutkan kisahnya.

kisahnya berawal dari seseorang yang berjualan di daerah ngoresan tepat pada jam 1 terdengar suatu suara yang gak jelas, dan tiba-tiba 15 menit kemudian warung tersebut di datangi seseorang wanita cantik putih dan seperti noni(anak orang cina perempuan), dia membeli jajanan dengan uang Rp 50.000,- tanpa mengambil kembaliannya, setelah selesai berbelanja si punya warungpun memangil perempuan tersebut dan tak sengaja perempuan itu menoleh ke si punya warung dengan keadaan kaki tidak berada d i tanah alias terbang/ngayang….

menurut legenda tersebut bagi orang yang  pernah mendapatkan uang dari peri terssebut harus menyimpan uang tersebut karena uang tersebut dapat membawa kesialan dan dapat pula merubah nasib seseorang menjadi mujur…….

bagi orang yang menyimpan uang tersebuta  akn mendapat berkah dan rejeki yang tak terduga dan yang akan maembuang uang dari peri tersebut diakan dihantyui dengan jeritan dan tangisan tiap jam 1 malam ditelinganya, hingga terbawa mimpi…..

Kisah Seram Koass THT

Janji dulu ya.. kalo udah selesai membaca postingan ini, wajib kasih komentar,,

Alkisah, sejak zamannya Fir’aun ngejomblo sampe sekarang udah jelas banget yang namanya rumah sakit, pasti disana banyak banget ditemui orang yang sakit. Ya iyalah, kalo rumah makan, pasti banyak orang yang makan dong?!?., di postingan kali ini saya ingin sedikit bercerita tentang kisah seram di rumah sakit pendidikan kami.

Kisah seram mungkin hampir selalu ada di setiap RS. Ada yang berasal dari kamar jenazah, bangsal pasien, ruangan pertemuan, lift, ruang tunggu di poliklinik sampai dokter yang seram, yang terakhir maksudnya dokter yang sering marah-marah gak jelas sama para koass. huehehe

hantu FK

Kisah ini mungkin awalnya kurang seram, namun setelah beredar dari mouth to mouth (kayak RJP aja) dan ditambah bumbu-bumbu oleh si empunya kisah, jadilah kisah ini semakin hari menjadi tambah seram. Kebenaran dari kisah dibawah ini sendiri gak ada yang berani memastikan. Hmmm… Tahan sebentar bro,

Mungkin sudah akrab banget di telinga kawan-kawan koass tentang beredarnya kisah-kisah seram dari bangsal THT. Yup… Kisah hantu yang sering mengganggu dan lewat di kamar koass THT. Kisah seram ini sudah beredar cukup luas di beberapa angkatan koass. Penulis malah cukup beruntung pernah mewawancarai beberapa koass yang udah jadi dokter serta koass senior yang dulu katanya sih pernah diceritakan atau konon melihat langsung eksistensi para hantu.

Nah, kisah berikut ini bukan untuk menakut-nakuti para adik-adik mahasiswa FK atau malah para koass yang belum stase di bagian THT atau apapun itu, cuma bagi-bagi pengalaman serta memberi sedikit info aja… bahwa di zaman dimana hape udah 3G (baca : teriji) seperti sekarang ini, masih ada aja yang namanya hantu atau spesies-spesies menakutkan lainnya.

Yang unik, petikan kisah-kisah seram ini selalu terjadi waktu koass THT lagi jaga malam di bangsal THT, tepatnya lagi selalu terjadi di kamar koass dengan durasi waktu kemunculan hantu adalah antara pukul 19.30 – 03.00 Wita. Simak bro…

Dr. I, was said “ Saat aku lagi berbaring di kasur. itu waktu aku lagi megang hape mo sms-an, tiba-tiba dari plafon bolong yang ada tepat di atas tempat tidurku… muncul kepala cewe berbaju putih menatapku, aku kaget dan langsung memejamkan mata semalaman sambil berbaring, aku baru membuka mata ketika hari udah pagi”

Dr. J, was said “ waktu aku tidur, aku terbangun gara-gara mendengar suara brankar (ranjang dorong untuk pasien) berbunyi sendiri seperti didorong orang, setelah dilihat, tidak ada orang sama sekali”. Untuk yang hal ini penulis juga mengalami kejadian serupa dua kali, waktu dapat dua kali giliran jaga pas malam jumat jam.

Dr. G, was said “ saat aku membuka lemari baju koass, sesosok mahluk berwajah tengkorak keluar dari lemari pakaian dan terbang menuju plafon bolong yang tempatnya di atas kasur koass”.

Koass S, was said “ tampak bayangan perempuan putih melintas di samping kanan kasur koass, saat aku rebahan di kasur koass”

Dr. D, was said “ aku merasa diinjak seseorang yang melintas waktu aku tidur di kamar koass“

Waktu aku koass di THT, jujur pernah beberapa kali ketemu dgn pasien yang dirawat, namun selalu minta izin sama perawat jaga untuk pulang ke rumah apabila udah malam hari, lucunya saat pagi harinya si pasien udah nongol lagi di kamar perawatannya. Alasan untuk pulang ke rumah sendiri kadang gak jelas. Apa mungkin ini gara-gara si pasien pernah ketemu dgn someone?

Dan banyak cerita lain yang intinya kurang lebih mirip cerita diatas. Gak tau gimana awal kisah, asal muasal atau riwayat hidup atau etiologi kenapa sang hantu tersebut jadi gentayangan. Maklumlah sampai sekarang belum ada satupun koass yang BERANI atau berhasil MENG-ANAMNESISnya.

Tips supaya elo nggak digangguin hantu.

1. Jangan tidur di kamar koass THT. Ini udah pasti, koass yang jaga kadang pindah tidurnya ke kamar pasien, kamar perawat atau kabur tidur ke bangsal lain. Tapi… mana harga diri loe sebagai laki-laki ?!? hehe

2. Minta gantikan jaga malam. Ngabayar koas lain yang lagi gak jaga atau yang lagi bokek, untuk gantikan jaga malam. Untuk hal ini… awas lho kalo elo ketahuan perawat atau dokter. Bisa bahaya. Kalo ketahuan, gak jamin elo bisa jadi dokter alias elo bisa-bisa tetap jadi koass seumur hidup!!!!

3. Bawa banyak teman. Ini untuk menemani tidur waktu elo jaga malam. (kan ceritanya jaga..tapi kok tidur?)

4. Bawa beribadah semalaman suntuk. Ngaji juga boleh..

5. Bawa dan ngonsumsi obat tidur. Dari CTM s/d Diazepam tablet atau malah recofol injeksi. But, jangan dech… ini udah gak benar dan bisa melawan hukum…

6. Pura-pura jadi hantu, kan gak mungkin kalo jeruk makan jeruk?..tapi takutnya ini malah makin konyol. Takutnya elo malah diteriakan maling sama Satpam RS, ditimpuk perawat sama botol infus atau malah jadi ketemu hantu beneran.

Sekian dulu postingan kali ini,,, kalo diterusin kayaknya makin ngaco..

percaya boleh, tapi kalo gak percaya..itu malah kuanjurkan!!!!

HANTU KOS BELAKANG  KECAMATAN

aad2-hantu20Kali ini benar-banar terjadi pada suatu malam dimana malam pertama sebuah kos yang salah satu penghuninya meninggal akibat kecelakaan pada waktu hendak balik ke kampung….

kos ini awalnya memang sudah berhantu dimana kos  ini pada zaman sebelum didirikan terdapat sumur tua dibawah  kos tersebut di mana tempat itu sering di beri sesajen dulunya.

sering terjadi  penampakan hantu laki-laki tua pada lukisan-lukisan pada kamar lantai satu……..

kamar dekat parkiran….

semua penghuni kos paling bawah pernah dihantui dengan bayangan pada lukisan yang bersuara minta tolong . . .

pada awal tahun kemaren kos itu di ganti dengan kos perempuan, karena seringnya terjadi kejadian yang aneh.

apalagi setelah dibangunnya  proyek tecknopark di sekitar kos tersebut sering terjadi kerasukan pada kos-kos perempuan lainya…..

hingga pada suatu hari penghuni kos tersebut pernah di hantui, dan pada ke’esokan harinya penghuni tersebut meninggal karena kecelakaan….

cerita  ini kalian boleh percaya boleh tidak….

karena kepercayaan membuat  kalian semakin hati-hati untuk memilih kos sebagai tempat tinggal kalian…..

Kisah ‘Dokter Misterius’ RSPP

hantu-resepsionesSejak mantan Presiden Soeharto dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) pada 4 Januari lalu, suasana di sana, sedikit demi sedikit, mulai berubah.

”Wuihh.. di lantai lima-nya beda banget,” cetus Adi (25 tahun), seorang keluarga pasien RSPP. Soeharto dirawat di Presidential Suite kamar no 536, lantai lima RSPP. Sementara, ayah Adi, mantan pegawai Pertamina, kebetulan juga pasien lantai lima RSPP, sejak Desember lalu. Penyakitnya bahkan serupa dengan Soeharto. Paru-paru yang terendam cairan dan membuat tubuh bengkak-bengkak.

Namun Adi mengaku tidak dapat melihat ruang Presidential Suite no 536, karena di depan lorong tempat Soeharto dirawat dipasang penyekat yang menurutnya tak lazim. Adi lantas menggambarkan, di depan penyekat itu ada sebuah meja yang selalu dihuni pria berambut cepak, berbaju batik dengan celana gelap. Penjaga asal Cendana, yang tidak memperbolehkan siapa pun yang tidak berkepentingan masuk ke ‘ring satu’.

”Bahkan suster dan dokter-dokternya juga lain,” lanjutnya. Seingat Adi, para suster dan dokter yang merawat Soeharto memakai pakaian berbeda dengan suster dan dokter biasa. Perubahan suasana yang melanda RSPP, sejak masuknya Soeharto, diakui pejabat sementara (Pjs) Direktur RSPP, dr Djoko Sanjoto Spesialis Bedah (SpB). Bahkan dalam taraf tertentu, Djoko mengaku sudah mendapat keluhan, baik dari dokter maupun pasien.

”Ada yang mengeluh rumah sakit jadi tidak tertib, pengunjung susah parkir,” ujarnya. Parkir memang jadi masalah tersendiri. Lahan RSPP yang terbatas sudah banyak tersita oleh belasan mobil satelit milik beberapa stasiun televisi. Namun Djoko mengaku memaklumi risiko perubahan di RSPP itu. Sebab Soeharto bukan kali pertama buka kamar di sana. Sejak didepak dari kursi kepresidenan 21 Mei 1998, Soeharto memang jadi pasien tetap RSPP.

Aksi para wartawan memburu narasumber untuk ditanya soal Soeharto juga menjadi sorotan pasien maupun penjenguk yang datang ke RSPP. Seperti yang satu ini. Dalam satu kesempatan, di lorong Kedokteran Nuklir, Moerdiono lagi-lagi kena cegat wartawan. Alih-alih berhenti dan meladeni pertanyaan wartawan tentang kondisi Soeharto yang kala itu kritis, pria yang ditunjuk menjadi juru bicara keluarga Cendana itu malah berjalan pelan. Sontak belasan wartawan cetak dan televisi merubung di depan Moerdiono sambil berjalan mundur.

Yang jadi korban tentu saja pasien dan penjenguk yang sedang enak-enakan duduk di lorong selebar dua meter itu. ”Eh..eh..eh..awas Mas, kegencet nih,” seru seorang ibu sambil mendorong tubuh wartawan yang merangsek mundur. Moerdiono tetap berjalan pelan. ”Awas Bu! Awas Bu! Minggir Bu” timpal seorang juru kamera. ”Awas..awas..hati-hati woy, ada pasien nih,” tukas seorang wartawan lain yang dalam posisi terjepit di dinding.

Bahkan sempat ada insiden keamanan di ‘ring satu’. Kamis (17/1) malam, sekitar pukul 21.30 WIB, sekitar 10 polisi dan seorang dokter kepresidenan bergegas turun dari lantai lima ke lobby. Tampang mereka celingak celinguk. Sejumlah pintu ruang di RSPP segera ditutup, lampu dimatikan, satpam diminta berjaga di depan tiap pintu.

Ada apa gerangan? Bisik-bisik yang beredar, di lantai lima sempat terlihat dokter yang tidak dikenal oleh petugas keamanan. Malah dokter tersebut konon terlihat keluar dari kamar Soeharto. Sebuah kamar ‘sakral’ yang penjagaannya sangat ketat. Kemudian beredar kabar kalau sang dokter ‘hantu’ itu sudah raib. ”Ada yang bilang dia kabur naik volvo putih dari depan IGD, ada juga yang bilang dia jalan keluar RSPP dan naik Toyota Alphard hitam,” celetuk seorang anggota Satpam.

Tim dokter pun sampai heboh. ”Ya saya dengar itu itu di atas ribut-ribut ada dokter palsu, kami juga heran,” kata Ketua Tim Dokter RSPP, dr Mardjo Subiandono. Tapi menurut dr Djoko Rahardjo peristiwa itu hanya gosip. ”Tidak mungkin, di atas (lantai lima) itu ketat (pengamanannya),”. Seorang dokter lainnya memperkirakan kejadian ini hanya sensasi belaka.